Jogja Berbelasungkawa




 Yogyakarta-  aksi teror yang telah terjadi di tiga kota secara beruntun menuai kecaman dari berbagai elemen masyarakat Indonesia. Telah banyak korban berjatuhan disana,  polisi dan masyarakat, ada yang terluka dan ada yang yang ada yang merenggang nyawa. Masyarakat Jogja atas nama berbagai organisasi LSM juga antusias melakukan aksi soldaritas mengecam keras aksi teroris yang membuat keresahan dan tidak berperikemanusiaan.

            Aksi masyarakat jogja yang menolak radikalisme ber-massa sekitar dua ratus orang. Aksi yang dimulai sekitar jam 20.00 WIB. tersebut mulanya hanya ber-masa sekitar 30 orang. Setelah beberapa saat, banyak berdatangan dari berbagai LSM, diantaranya Macan Putih Kota, Gerakan Pemuda Pancasila, Ijab Qobul dan lain lain. Setelah massa terkumpul untuk menyatakan sikap, maka satu persatu muncul perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat untuk menyatakan sikap terhadap para teroris yang membuat gaduh dan  membuat masyarakat ketakutan.

            Pernyataan dari perwakilan berbagai LSM , meyatakan sikap bahwa, terorisme adalah paham yang tidak berperikamanusiaan, bahwa terorisme adalah paham radikal yang tidak pancasilais. Mereka menyatakan, meminta aparat keamanan agar menuntaskan kasus teroris, masyarakat Jogja menyatakan sikap, kami bersama polri untuk menuntaskan kasus teroris. Terakhir, mereka menutup dengan pernyataan bersama mengecam dan mengutuk terorisme, “ kami masyarakat Jogjakarta mengutuk keras aksi teroris, kami masyarakat Jogja bersatu melawan aksi teror, kami seluruh masyarakat jogja selalu jaga kedamaian dan ketentraman masyarakat, kami masyarakat Jogja cinta kedamaian, toleransi, dan siap gotong royong untuk kemajuan Indonesia. Jogja gotong royong! NKRI harga mati!”. Sebelum menyatakan bubar mereka menyanyikan lagu “Padamu Negeri” sebegai salam perdamaian dari jogja untuk dunia dan Indonesia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel